Keren, Paper Mahasiswa dan Dosen Prodi Akuntansi ini Tembus SNA XXIV Jambi

 66,355 total views,  1 views today

BANDARLAMPUNG (Lampungklik.com): Paper mahasiswa dan dosen Prodi Akuntansi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya berhasil menembus Simposium Nasional Akuntansi XXIV Jambi, yang diselenggarakan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Pusat 27-28 Oktober 2021 secara daring.

Phillemon Noah Danis Jr dan Ulfah Tika Saputri, S.E., M.Sc., mengirimkan dua paper dan satu paper berhasil lolos untuk presentasi di hadapan review melalui virtual. Adapun paper tersebut berjudul “Apakah Koneksi Politik Membuat Laporan Keuangan Tidak Berkualitas dan Menyebabkan Inefisiensi Investasi?”.

Philemon Noah Danis Jr tidak menyangka dapat menembus SNA dengan ribuan paper yang sebelumnya menjalani seleksi hingga dapat presentasi. “Perasaannya pasti antara senang, bangga, deg-degan, karena itu kan bukan hanya dosen biasa tapi guru besar,” ungkapnya.

Berkat dukungan dari Ketua Prodi Akuntansi, lanjut dia, akhirnya bisa mengikuti SNA XXIV Jambi dengan lancar. “Alhamdulillah lancar. Memang ada beberapa masukan, tapi secara keseluruhan baik,” ujarnya.

Adapun judul paper yang dikirim ke SNA juga merupakan penelitian skripsi yang sebelumnya telah diujikan oleh dosen. “Penelitian skripsi saya juga mendapat nilai A dari penguji,” kata dia.

BACA JUGA:

https://lampungklik.com/akan-ikuti-pelatihan-deep-learning-tingkat-nasional-mau-tahu-cerita-mahasiswa-prodi-sistem-komputer-ini/

Sementara, sang dosen Ulfah Tika Saputri mengatakan telah mempersiapkan paper dengan mahasiswanya selama enam bulan sebelumnya. “Untuk bisa lolos ke conference, mahasiswa kita bagus-lah pencapaiannya. Cukup bangga saya. Karena saingannya juga bukan dari kampus asal-asal,” ungkapnya.

Keikutsertaan Ulfah Tika Saputri juga merupakan yang kedua. Setelah tahun lalu, dia berhasil lolos SNA dengan penelitian yang dilakukan secara individu. “Papernya juga mendapat respon baik dari reviewer karena menarik,” kata dia.

Sementara, Rektor IIB Darmajaya Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc, mengaku bangga dengan pencapaian tersebut. Firmansyah juga mengatakan dosen harus menjalani Tri Dharma Perguruan Tinggi dari Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

“Saya juga berharap agar dosen setiap penelitian wajib menggandeng mahasiswa. Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan dosen juga harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat maupun institusi,” kata Firmansyah. (*/KLIK1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *