Semnas HIMSI Darmajaya, Kemenkominfo: Semua Sektor Didorong Digital

4,957 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

BANDAR LAMPUNG (lampungklik.com): Internet membuat kehidupan bermasyarakat tanpa batas ruang dan waktu.

Hal ini terungkap dalam Seminar Nasional (Semnas) Teknologi Industri 4.0 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMSI) dalam rangkaian Karnaval IT Season 8 di Aula Gedung Alfian Husin Lantai III kampus biru itu, Kamis (18/4/2019).

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Ekonomi Digital Kemenkominfo Nizam Waham, M.M., mengatakan dahulu pasar ada batasnya, sekarang tanpa batas pasar. “Kalau kita bicara infrastruktur sekarang, anak muda yang ketinggalan handphonennya akan kembali lagi untuk mengambilnya. Karena semua ada di situ,” kata dia.

Saat ini, lanjut Nizam, harus diakui sedikit sekali regulasi yang dibuat oleh pemerintah. Hal itu karena kita sudah memasuki Teknologi Industri 4.0. “Di akhir tahun ini tidak ada lagi kabupaten dan kota yang tidak terkoneksi internet. Bahkan, Juli mendatang, daerah timur sudah bisa mengakses internet,” kata dia.

Nizam juga mengatakan selama ini akses internet dilakukan dengan adanya Satelit Palapa Ring yang telah mengudara. “Apakah sudah cukup dengan Satelit Palapa Ring? Belum. Karena letak geografis Indonesia yang begitu luas. Dan sekarang sudah ditambah oleh Satelit Palapa Nusantara yang akan membantu akses internet,” kata dia.

Menurutnya, sekarang semua tidak perlu ke pasar untuk membeli sesuatu ┬ákarena sudah ada internet. “Semuanya ada di sana (internet). Semua sudah didorong pemerintah dalam dunia digital ini. Pertanian kita dorong agar bisa langsung memasarkan produknya. Kominfo sudah melakukannya sekarang ini,” bebernya.

Digitalisasi pertanian, lanjut dia, memutus mata rantai tengkulak dan membuat kesejahteraan petani meningkat. “Harga langsung dikontrol oleh petani yang membuat petani untung. Kita sudah menerapkan terhadap 18 kabupaten dan kota untuk petani dalam digitalisasi ini,” jelasnya.

Nizam menambahkan bukan saja sektor pertanian tetapi juga banyak sector lainnya. “Pendidikan, kesehatan, pariwisata, transportasi, dan sektor lainnya. Ini yang kita dorong untuk kedepannya lebih baik dalam Teknologi Industri 4.0,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan IIB Darmajaya, Dedi Putra, S.E., M.SAk., mengatakan kegiatan ini adalah rangkaian Karnaval IT dan merupakan program kerja HIMSI. “Hari ini sudah memulai untuk menggelar seminar nasional yang lagi hangat. Bahkan di Jepang sudah menggunakan Teknologi 5.0 Amazing,” kata dia dalam sambutan pembukaan Karnaval IT Season 8.

Dedi meminta agar peserta bisa menggali lebih dalam tentang Teknologi Industri 4.0 yang disampaikan pembicara. “Kegiatan ini agar bisa diikuti dengan baik. Baik itu oleh peserta dari peserta luar maupun internal Darmajaya. Ini menjadi pacuan buat kita semua bahwa teknologi adalah bagian penting dalam hidup,” tuturnya.

Seminar nasional itu juga menghadirkan dua pembicara lainnya yakni Ibnu Sina Wardi selaku founder GITS Indonesia Google Developer Expert dan Andrew Kurniadi Founder and CEO Lumio.id Google Developer Expert. Karnaval IT akan berlangsung hingga 27 April 2019 mendatang. (**/KLIK1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *